Media Swiss Soroti Netizen RI Beri Bintang Satu di Review Sungai Aare

Media Swiss menyoroti aksi netizen Indonesia yang memberikan bintang satu atau nilai buruk dalam kolom review atau ulasan di Sungai Aare usai Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) hilang di sungai tersebut, Kamis (26/5).
“Banyak ulasan buruk di Google terkait Aare,” demikian judul artikel media lokal Swiss Blick yang dirilis pada Sabtu (28/5).

“Seorang pria dari Indonesia [23] hilang setelah berenang di [Sungai] Aare di Bern. Sungai itu kini dipenuhi ulasan jelek di Google dari pengguna Indonesia,” tulis media itu.

Baca juga bukti withdraw tanggal 30 Mei 2022 BUDI4D

Blick memberitakan sebanyak tiga orang berenang di Sungai Aare di Bern pada Kamis (26/5). Dua orang berhasil diselamatkan oleh pejalan kaki, sementara satu orang, yang notabene adalah anak gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, hilang.

“Kedutaan Besar Indonesia di Bern juga mengumumkan orang yang hilang adalah Emmeril Kahn Mumtadz. Dan sekarang masih dicari,” lanjut media itu.

Sebagai informasi, Imbas hilangnya Eril, tak sedikit netizen RI mulai memberikan nilai buruk akan Sungai Aare.

Rumor Soal Penunggu Sungai

“Banyak penggunaan Indonesia yang mulai memberikan bintang satu kepada Aare di Google Maps, seperti dilaporkan reporter Blick pada Sabtu (28/5). Alasan mereka: Sungai itu ‘terlalu tidak aman’, Mumtadz ‘masih belum ditemukan,’ atau semudah ‘sungai buruk’.”

Media Blick juga mengangkat rumor soal ‘penunggu’ yang biasa digunakan masyarakat Indonesia untuk merujuk pada roh di tempat itu.

Meski demikian, Blick menyoroti penilaian lain di ulasan Google. Ulasan itu mengatakan tidak ada siapapun yang bisa disalahkan atas hilangnya Eril, dan maka dari itu tak perlu memberikan bintang satu ke Sungai Aare.

Sejak diketahui hilang pada Kamis (26/5), tim SAR dan kepolisian Swiss terus bekerja sama mencari Eril. Namun, sampai hari ini Eril belum ditemukan.

Daftar sekarang paling gacol! Agen Slot Kasino Togel Terpercaya BUDI4D!